Hallo Teman-Teman Semua, Bagaimana Nih Kabarnya? Semoga Selalu Diberikan Kesehatan Dan Kelancaran Dalam Setiap Aktivitasnya. Pada Artikel Kali Ini Kita Akan Membahas Salah Satu Materi Yang Berkaitan Dengan Jaringan Komputer Dan Multimedia, Yaitu Video Streaming Server.

Saat Ini, Konten Multimedia Seperti Video, Film, Musik, Dan Foto Sudah Menjadi Bagian Yang Tidak Terpisahkan Dari Penggunaan Teknologi. Dengan Memanfaatkan Jaringan Komputer Dan Server, Kita Dapat Menyimpan Serta Mengakses Berbagai File Multimedia Dari Beberapa Perangkat Tanpa Harus Memindahkan File Secara Manual. Salah Satu Aplikasi Yang Dapat Digunakan Untuk Membangun Layanan Media Streaming Server Adalah Emby Server. Emby Merupakan Platform Media Server Yang Memungkinkan Pengguna Untuk Mengelola Dan Menikmati Koleksi Video, Film, Musik, Foto, Serta Konten Multimedia Lainnya Melalui Jaringan. Dengan Emby Server, File Multimedia Yang Tersimpan Pada Sebuah Server Dapat Diakses Melalui Berbagai Perangkat Yang Terhubung Ke Jaringan. Emby Menyediakan Antarmuka Berbasis Web Sehingga Pengguna Dapat Mengelola Koleksi Media Dan Mengaksesnya Dengan Lebih Mudah.

Emby Juga Mendukung Berbagai Platform Dan Perangkat, Sehingga Media Yang Tersimpan Di Server Dapat Diakses Dari Komputer, Laptop, Smartphone, Smart TV, Maupun Perangkat Lain Yang Mendukung Emby. Hal Ini Membuat Emby Dapat Dimanfaatkan Untuk Membangun Media Server Pribadi Di Rumah, Laboratorium, Maupun Lingkungan Jaringan Lokal. Pada Tutorial Kali Ini, Kita Akan Mempelajari Cara Instalasi Dan Konfigurasi Emby Server Pada Ubuntu Server. Proses Konfigurasi Akan Dilakukan Secara Bertahap, Mulai Dari Menyiapkan Ubuntu Server, Menginstal Emby, Melakukan Konfigurasi Awal, Menambahkan Koleksi Video, Hingga Melakukan Pengujian Video Streaming Dari Komputer Client. Tutorial Ini Cocok Bagi Teman-Teman Yang Sedang Mempelajari Jaringan Komputer, Administrasi Server, Linux Server, Multimedia, Dan Video Streaming. Dengan Mengikuti Tutorial Ini, Diharapkan Teman-Teman Dapat Memahami Bagaimana Sebuah Server Linux Dapat Digunakan Untuk Menyediakan Layanan Streaming Multimedia Pada Jaringan.

Apa Itu Emby Server?

Emby Server Adalah Platform Media Server Yang Digunakan Untuk Mengelola Dan Menyediakan Berbagai Konten Multimedia Melalui Jaringan. Emby Dapat Mengorganisasi File Video, Film, Musik, Foto, Dan Media Lainnya Sehingga Dapat Diakses Dengan Lebih Mudah Oleh Pengguna. Emby Menggunakan Antarmuka Berbasis Web Yang Memungkinkan Pengguna Untuk Mengelola Media Dan Mengakses Konten Streaming Melalui Browser. Dengan Demikian, Komputer Yang Digunakan Sebagai Server Tidak Harus Digunakan Secara Langsung Untuk Memutar File Multimedia. Sebagai Contoh, Kita Dapat Menyimpan Beberapa File Film Pada Ubuntu Server. Setelah Emby Server Dikonfigurasi, Komputer Client Yang Berada Dalam Jaringan Yang Sama Dapat Mengakses Server Melalui Browser Dan Menonton Video Yang Tersimpan Pada Server Tersebut.

Mengapa Menggunakan Ubuntu Server?

Pada Tutorial Ini Kita Akan Menggunakan Ubuntu Server Sebagai Sistem Operasi Untuk Menjalankan Emby Server. Ubuntu Server Merupakan Salah Satu Sistem Operasi Linux Yang Banyak Digunakan Untuk Kebutuhan Server Karena Memiliki Dukungan Paket Yang Lengkap Dan Dapat Dikelola Menggunakan Command Line. Ubuntu Server Juga Dapat Dijalankan Pada Komputer Fisik Maupun Virtual Machine. Oleh Karena Itu, Tutorial Ini Dapat Digunakan Untuk Pembelajaran Di Laboratorium, Praktikum Jaringan, Maupun Percobaan Membuat Media Server Secara Mandiri.

Apa Yang Akan Kita Pelajari?

Pada Tutorial Ini Kita Akan Membahas Beberapa Tahapan Dalam Membangun Emby Server, Yaitu:

  1. Menyiapkan Ubuntu Server.
  2. Mengatur Network Dan IP Address Server.
  3. Menginstal Emby Server Pada Ubuntu.
  4. Menjalankan Dan Memeriksa Status Emby Server.
  5. Mengakses Emby Server Melalui Web Browser.
  6. Melakukan Konfigurasi Awal Emby.
  7. Membuat User Pada Emby Server.
  8. Menambahkan Folder Media Ke Emby.
  9. Menambahkan File Video Ke Media Server.
  10. Melakukan Pengujian Video Streaming Dari Client.

Setelah Semua Tahapan Selesai, Kita Akan Memiliki Sebuah Emby Media Server Berbasis Ubuntu Yang Dapat Digunakan Untuk Menyimpan Dan Melakukan Streaming Konten Multimedia Melalui Jaringan.

Peralatan Dan Bahan

Sebelum Kita Memulai Proses Instalasi Dan Konfigurasi Emby Server, Ada Beberapa Peralatan Dan Bahan Yang Perlu Kita Persiapkan Terlebih Dahulu, Yaitu:

  1. VirtualBox Atau Virtual Machine

    Digunakan Untuk Menjalankan Ubuntu Server Secara Virtual. VirtualBox Dapat Digunakan Jika Kita Ingin Melakukan Praktik Emby Server Pada Komputer/Laptop Tanpa Menggunakan Server Fisik.

  2. Ubuntu Server

    Digunakan Sebagai Sistem Operasi Yang Akan Menjalankan Emby Server.

  3. Emby Server

    Digunakan Sebagai Aplikasi Media Server Untuk Mengelola Dan Melakukan Streaming File Multimedia.

  4. WinSCP

    Digunakan Untuk Mempermudah Proses Pemindahan File Dari Komputer Client Ke Ubuntu Server Melalui Jaringan.

  5. Komputer Atau Laptop Client

    Digunakan Untuk Mengakses Emby Server Dan melakukan Pengujian Video Streaming.

  6. File Video

    Siapkan Beberapa File Video, Misalnya Dengan Format MP4, Yang Nantinya Akan Digunakan Sebagai Media Untuk Pengujian Fitur Streaming Emby.

  7. Koneksi Jaringan

    Server Dan Client Harus Terhubung Ke Jaringan Yang Sama Agar Proses Pengujian Emby Server Dapat Dilakukan Dengan Mudah.

Jika Semua Peralatan Dan Bahan Sudah Disiapkan, Selanjutnya Kita Dapat Masuk Ke Tahap Instalasi Emby Server Pada Ubuntu. Pada Bagian Berikutnya, Kita Akan Mulai Dengan Menyiapkan Ubuntu Server Dan Memastikan Server Sudah Terhubung Ke Jaringan Sebelum Melakukan Instalasi Emby.

Langkah – Langkah Instalasi Emby

Pada Tutorial Kali Ini Kita Akan Membahas Langkah – Langkah Instalasi Dan Kongurasi Emby Server Menggunakan VirtualBox. Jadi Sebelum Memulai Proses Instalasi Emby Pastikan Seluruh Peralatan Sudah Disiapkan Dan Sudah Terinstall Pada Komputer Kita Terlebih Dahulu. Setelah Itu Barulah Kita Masuk Ke Tahapan Instalasi Emby Ini.

  • Langkah 1: Kunjungilah website official dari emby untuk mengambil file instalasi emby yang kita butuhkan. Klik menu download pada halaman official Emby dan pilih sistem operasi linux untuk masuk ke tampilan utama dari file Emby

Gambar artikel

  • Langkah 2:Masuk ke dalam Virtualbox Ubuntu yang sudah kita install dan Ubah adapter Network dari Ubuntu tersebut menjadi Bridge Adapter

Gambar artikel

  • Langkah 3: Loginlah ke dalam server ubuntu kita, lalu pastikan kita sudah masuk ke dalam root dengan perintah “sudo su”

Gambar artikel

  • Langkah 4: Aturlah pengaturan SSH sehingga kita dapat melakukan remote terhadap server ubuntu yang sudah kita install dengan mengakses perintah “nano /etc/ssh/sshd_config” kemudian editlah baris file “PermitRootLogin yes” dan “PubkeyAuthentication yes”

Gambar artikel

  • Langkah 5: Restartlah service dari SSH setelah kita selesai mengatur file “sshd_config” sebelumnya. Pastikan status dari service ini running

Gambar artikel

  • Langkah 6: Ubahlah hostname dari server sehingga kita mudah melakukan identifikasi dari server yang kita gunakan. Contoh pada kasus ini hostname server ini yaitu “EmbyServer”

Gambar artikel

  • Langkah 7: Jika kita ingin mengubah network kita menjadi static maka kita hanya perlu menjalankan perintah “nano /etc/netplan/50-cloud-init.yaml”. Kemudian sesuaikan pengaturan dari network server ini dengan router yang kita miliki. Jika kita ingin menggunakan network yang dinamis maka tidak perlu mengubah file tersebut

Gambar artikel

  • Langkah 8: Simpanlah pengaturan dari network ini dan lakukan perintah “netplan apply” untuk merestart service yang baru saya kita atur sebelumnya

Gambar artikel

  • Langkah 9: Ceklah IP address dari server kita. Pada kasus kali ini IP Server dari server ini yaitu “192.168.100.101”

Gambar artikel

  • Langkah 10: Lakukan remote menggunakan tools remote yang kita gunakan. Pada kasus kali ini saya menggunakan aplikasi MobaXterm untuk remote. Gunakan format berikut ini untuk melakukan remote ke dalam server kita “ssh Username@IP_Server”

Gambar artikel

  • Langkah 11: Masuklah sebagai root pada server emby ini dengan perintah “sudo su”. Kemudian pastikan server ini memiliki akses internet untuk proses instalasi paket yang kita butuhkan untuk server emby ini

Gambar artikel

  • Langkah 12: Lalukan pengecekan terhadap host DNS yang sudah kita daftarkan pada server Emby dengan langsung memanggil IP dari server DNS kita

Gambar artikel

  • Langkah 13: Masuklah ke dalam file “nano /etc/resolv.conf” untuk menambahkan resolver DNS pada server Emby kita

Gambar artikel

  • Langkah 14: Lakukan pengetesan dari domain yang sudah kita daftarkan untuk server Emby kita pada terminal linux kita

Gambar artikel

  • Langkah 15: Lakukan perintah update untuk server emby kita terlebih dahulu untuk memastikan repositori setiap server sudah siap digunakan

Gambar artikel

  • Langkah 16: Installah beberapa paket seperti web server, ACL dan lainnya untuk mendukung proses instalasi web server emby kita

Gambar artikel

  • Langkah 17: Aktifkan apache2 yang sudah kita install dengan perintah “enable” lalu aktifkan service ini dengan perintah “Start”. Ceklah status dari web server apache yang kita install, pastikan status web server tersebut aktif

Gambar artikel

  • Langkah 18: Ceklah status port 80 untuk mengecek apakah service tersebut sudah bisa digunakan untuk web server kita

Gambar artikel

Gambar artikel

  • Langkah 20: Lalukan proses pengecekan dengan melakukan test ping ke server dns yang sudah kita daftarkan untuk server emby ini

Gambar artikel

  • Langkah 21: Lakukan pengetesan service web yang sudah kita install sebelumnya pada web browser dengan mengakses nama dari server tersebut

Gambar artikel

  • Langkah 22: Lihatlah arsitektur dari server kita terlebih dahulu untuk menyesuaikan dengan versi file emby yang akan kita download nantinya

Gambar artikel

  • Langkah 23: Masuklah ke dalam folder “/tmp”

Gambar artikel

  • Langkah 24: Downloadlah file emby yang kita gunakan dengan cara mengakses halaman emby seperti pada LANGKAH 1. Kemudian klik kanan pada link download file emby tersebut untuk melakukan copy link dan pastekan hasil link yang kita copy ke dalam terminal linux kita

Gambar artikel

  • Langkah 25: Ceklah file yang kita download terlebih dahulu dan pastikan bahwa file tersebut telah tersimpan didalam server

Gambar artikel

  • Langkah 26: Installah server emby yang telah kita download sebelumnya dengan menggunakan perintah “dpkg -i emby-server-deb_4.10.1.0_amd64.deb”

Gambar artikel

  • Langkah 27: Ceklah status dari server emby dan pastikan bahwa server tersebut aktif

Gambar artikel

  • Langkah 28: Aktifkan pengaturan dari server Emby terlebih dahulu

Gambar artikel

  • Langkah 29: Akseslah halaman emby melalui web browser dengan mengakses “http://IP_Server:8096” lalu ketika tampilan muncul maka Pilihlah bahasa yang digunakan untuk proses instalasi. Kemudian klik tombol next untuk melanjutkan proses instalasi

Gambar artikel

  • Langkah 30: Buatlah “Username” dan “Password” untuk akun admin dari server emby kita. Kemudian klik tombol next untuk melanjutkan proses instalasi

Gambar artikel

  • Langkah 31:klik tombol next untuk melanjutkan proses instalasi

Gambar artikel

  • Langkah 32: Kliklah “Enable automatic port mapping” dan klik tombol next untuk melanjutkan proses instalasi

Gambar artikel

  • Langkah 33: Kliklah “I Accept the terms of use” dan klik tombol “Next” untuk melanjutkan proses instalasi

Gambar artikel

  • Langkah 34: Klik tombol Finish untuk menyelesaikan proses instalasi server emby

Gambar artikel

  • Langkah 35: Setelah instalasi berhasil maka kita akan diarahkan ke tampilan login dari halaman Emby kita ini

Gambar artikel

  • Langkah 36: Installah paket “Tree” untuk melihat struktur folder dan file dari linux kita

Gambar artikel

  • Langkah 37: Tambahkan 3 buah folder yang disimpan ke dalam folder “/srv/media” untuk menjadi folder playlist dari film atau video yang akan kita tampilkan ke dalam server Emby nantinya

Gambar artikel

  • Langkah 38: Ceklah 3 buah folder yang sudah kita buat ke dalam folder “/srv/media” dengan menggunakan terintah tree

Gambar artikel

  • Langkah 39: Sintak ini digunakan untuk membuat grup baru dengan nama “media”. Lalu pada sintak ke dua dan ketiga digunakan untuk memberikan user “ivan dan emby” masuk ke dalam grup “media”. Sedangkan untuk baris “gentent” digunakan untuk menampilkan detail mengenai grup beserta informasi user yang ada di grup tersebut

Gambar artikel

  • Langkah 40: Berilah hak akses server kita. sintak pertama digunakan untuk mengubah kepemilikan file dan direktori pada folder “/srv/media/”. Sintak kedua digunakan untuk mengubah izin akses file dan direktori untuk folder “/srv/media”, Pada sintak ini terdapat kode SetGID yaitu 2 yang maksudnya setiap file atau sub direktori ybaru yang dibuat didalam akan otomatis mewarisi grup yang sama dengan direktori induk. Sintak ke tiga dan ke empat digunakan untuk mengatur ACL (Pewarisan ACL) untuk direktori “/srv/media”

Gambar artikel

  • Langkah 41: Pada kasus kali ini kita akan membuat struktur folder untuk playlist dan film kita seperti pada gambar berikut ini. Struktur ini akan kita buatkan ke dalam server Emby kita nantinya

Gambar artikel

  • Langkah 42: Loginlah ke dalam server dengan menggunakan WinScp dan masukkan informasi “Hostname”, “Port Number”, “Username” dan “Password” sesuai dengan informasi login dari server ubuntu kita

Gambar artikel

  • Langkah 43: Tambahkan folder dan film yang ingin kita tampilkan ke dalam server emby ini. Pastikan lokasi dari folder penyimpanan video ini kita letakkan pada folder “/srv/media”. Kemudian tambahkan folder sebanyak library yang kita akan buat

Gambar artikel

  • Langkah 44: Setelah film atau video kita masukkan ke dalam server, maka file tersebut tidak akan langsung muncul hingga kita menambahkan playlist ke dalam server Emby ini terlebih dahulu pada menu Admin

Gambar artikel

  • Langkah 45: Kliklah tombol dashboard untuk masuk ke tampilan admin dari Emby Server ini

Gambar artikel

  • Langkah 46: Tambahlah playlist untuk menampilkan video atau film yang ingin kita tampilkan ke pengguna. Pilihlah menu “Library” lalu klik tombol “New Library” untuk menambahkan playlist baru

Gambar artikel

  • Langkah 47: Pilihlah Content Type dari film yang kita masukkan menjadi “Movies” dan definisikan lokasi folder tempat penyimpanan film yang kita butuhkan dengan menekan tombol “Add” pada menu Folders

Gambar artikel

  • Langkah 48: Tambahlah playlist yang dibutuhkan, pastikan seluruh film / video dari playlist sudah tampil. Jika masih belum tampil klik tombol “Scan Library File” dan tunggulah hingga seluruh film tampil semuanya

Gambar artikel

  • Langkah 49: Kembalilah ke menu “home” maka akan tampil seluruh tampilan dari playlist beserta film yang ada didalam playlist tersebut

Gambar artikel

  • Langkah 50: Masukklah ke dalam menu “Users” untuk menambahkan user baru. klik tombol “New User” untuk mendaftarkan user yang akan kita gunakan sebagai client dari Emby server nantinya

Gambar artikel

  • Langkah 51: Jika kita ingin membuat user yang dapat mengakses seluruh playlist yang kita buat, kita hanya perlu memasukkan “Name” saja dan untuk Library Access pastikan ter-checklist semua

Gambar artikel

  • Langkah 52: Aturlah password dari user yang kita buat ini pada tab menu “Password” lalu klik save

Gambar artikel

  • Langkah 53: Buatlah user baru pada tab menu “Users” lalu aturlah nama dari user tersebut yang mana akan digunakan sebagai “Username” ketika kita akan login ke dalam website emby tersebut

Gambar artikel

  • Langkah 54: Aturlah hak akses library dari masing – masing user pada tab menu “Access” seperti gambar dibawah ini. Pada kasus ini kita mengatur user budi hanya dapat mengakses film barat beserta seluruh foldernya

Gambar artikel

  • Langkah 55: Aturlah password dari user yang kita buat pada tab menu “Password” kemudian kliklah tombol save

Gambar artikel

  • Langkah 56: Setelah user berhasil ditambah maka pada menu “Users” akan muncul seluruh user yang sudah kita buat sebelumnya

Gambar artikel

  • Langkah 57: Akseslah halaman emby kita kembali, setelah itu akan tampil list dari user yang sudah kita buat sebelumnya

Gambar artikel

  • Langkah 58: Aktifkan beberapa pengaturan dari apache2 kita seperti “proxy”, “proxy_http”, “proxy_wstunnel”, “headers” dan “rewrite” untuk proses pengalihan dari halaman website yang menggunakan port dengan tanpa menggunakan port

Gambar artikel

  • Langkah 59: Restarlah service dari apache2 kita. Lalu lihatlah status dari apache2 ini, pastikan status dari apache2 ini aktif

Gambar artikel

  • Langkah 60: Buatlah sintak Virtualhost seperti berikut ini dengan perintah “nano /etc/apache2/sites-available/emby.jarmud.com.conf”. Sintak ini digunakan untuk mengalihkan port emby yang kita gunakan

Gambar artikel

Adapun script untuk Virtualhost ini dapat dilihat pada block berikut

<VirtualHost *:80>

    ServerName emby.jarmud.com

    ProxyPreserveHost On

    ProxyPass / http://127.0.0.1:8096/
    ProxyPassReverse / http://127.0.0.1:8096/

    ProxyPass /socket http://127.0.0.1:8096/socket
    ProxyPassReverse /socket http://127.0.0.1:8096/socket

    RequestHeader set X-Forwarded-Proto "http"
    RequestHeader set X-Forwarded-Port "80"

    ErrorLog ${APACHE_LOG_DIR}/emby_error.log
    CustomLog ${APACHE_LOG_DIR}/emby_access.log combined

</VirtualHost>
  • Langkah 61: Aktifkan pengaturan dari Virtualhost yang kita buat dengan menggunakan perintah “a2ensite”. Kemudian matikan pengaturan default dari web server kita dengan mengakses perintah “a2dissite”

Gambar artikel

  • Langkah 62: Restartlah pengaturan dari web server apache2 kita dan Pastikan seluruh status dari web server ini aktif

Gambar artikel

  • Langkah 63: Akseslah halaman Emby yang sudah kita install tadi dengan menggunakan domain yang telah didaftarkan seperti gambar dibawah ini. Sehingga kita tidak perlu lagi mengakses port dari server ini jika ingin mengakses emby server ini

Gambar artikel

 

Sekian Artikel Tentang “Tutorial Instalasi dan Konfigurasi Emby Server di Ubuntu untuk Video Streaming”. Pada Artikel Selanjutnya Kita Akan Membahas Tentang bagaimana  Menggunakan Server Yang Telah Kita Instal Ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *